Agen Judi Online –  Ulah pemain Korea Selatan, Park Jung-Woo, yang membentangkan poster berbau politik berbuntut panjang. Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengaku akan mengusut tuntas insiden yang terjadi usai pertandingan perebutan medali perunggu antara Jepang dan Korea Selatan, pada Jumat (10/8).

Jung-Woo tertangkap kamera sedang membentangkan poster bertuliskan Dokdo adalah wilayah kami. Tak pelak perbuatan pemain berusia 23 tahun itu langsung menjadi perbincangan hangat di situs jejaring sosial twitter setelah dirilis kantor berita Korea Selatan.

Kami telah mendengar insiden tersebut dan akan menangani kasus ini dengan serius. Berdasarkan peraturan IOC, segala hal yang berbau politik tidak diperkenalkan di olah raga, kata Kepala Staf Komite Olimpiade Nasional (NOC) Korea Selatan, John Moon, kepada Reuters.

Sementara itu, pihak NOC Jepang, yang tim nasionalnya dikalahkan Korea Selatan, mengaku tidak mengetahui insiden tersebut. Meski demikian, IOC tetap meminta NOC Korea Selatan untuk mengambil tindakan tegas kepada pemain yang bermasalah itu.

Kami telah meminta penjelasan kepada pihak NOC Korea Selatan. Kami juga telah meminta mereka untuk tidak menyertakan sang atlet ke upacara penyerahan medali, Agen Judi Online.

Pulau Dkdo, bersama Takeshima, merupakan dua pulau yang terus menjadi sengketa antara Korea Selatan dan Jepang. Situasi politik kedua negara memang sedang memanas setelah Jepang menarik duta besar mereka dari Seol sebagai balasan atas kunjungan Presiden Korea Selatan, Lee Myung-Bak, ke pulau tersebut pada pekan ini.

Pasti terdapat alasan kuat di balik sengketa tersebut. Belakangan diketahui kedua pulau itu diduga mengandung deposit gas alam bernilai miliaran dolar. Jadi, apa yang dilakukan Jung-Woo berpotensi memperkeruh hubungan Korea Selatan dan Jepang, bahkan bisa saja memicu perang.

post by : Agen Judi Online